Lompat ke isi utama

Berita

Ulin Nuha: "Kami Selalu Siap Menerima Masukan"

ali

Unggahan kutipan pahlawan nasional KH Noer Alie yang diunggah di media sosial Bawaslu Demak

Demak – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menegaskan bahwa Bawaslu selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari masyarakat. Keterbukaan ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas kelembagaan dan pelayanan publik. 

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai refleksi atas kutipan pahlawan nasional KH Noer Alie yang diunggah di media sosial Bawaslu Demak: "Sepahit-pahit nasihat yang sampai kepadamu akan menempamu menjadi lebih kuat," Kamis (2/7/2026).

Menurut Ulin, pesan tersebut bermakna bahwa kritik dan nasihat yang disampaikan dengan iktikad baik merupakan sarana untuk memperbaiki diri. Bagi Bawaslu, setiap masukan masyarakat adalah bentuk kepedulian terhadap kualitas demokrasi yang patut diapresiasi.

"Kami selalu siap menerima masukan. Bagi kami, kritik dan saran adalah bagian dari proses evaluasi untuk menjadikan Bawaslu semakin baik dalam menjalankan tugas pengawasan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Ulin di Demak.

Ia menjelaskan, Bawaslu Demak memandang kritik sebagai bahan evaluasi yang mendorong peningkatan kinerja organisasi. Sikap terbuka ini juga menjadi komitmen lembaga dalam mewujudkan tata kelola yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu hanya dapat dibangun melalui kesediaan untuk terus berbenah dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Bawaslu Demak menjadikan setiap evaluasi sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.

Di akhir penjelasannya, Ulin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran secara konstruktif. Ia menilai pengawasan partisipatif akan semakin kuat apabila terjalin komunikasi yang terbuka dan saling membangun antara penyelenggara pemilu dan masyarakat.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Moh Hasan Saeful Rijal

Editor : Heni Ernawati