Kusfitria: Jadilah Penjaga Demokrasi, Jangan Hanya sebagai Pemilih
|
DEMAK, 14 Agustus 2026 — Anggota Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Demak didorong untuk tidak hanya menjadi pemilih pada Pemilu 2029, melainkan juga ikut menjaga demokrasi agar berjalan berkualitas dan bermartabat.
Pesan tersebut disampaikan oleh Kusfitria Marstyasih, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Demak, saat memberikan materi pelatihan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Penanganan Pelanggaran di pangkalan Gugus Depan (Gudep) MA Al Ahrom, Jumat (14/8/2026).
"Jadilah penjaga demokrasi, jangan hanya sebagai pemilih," tegas Kusfitria.
Materi bertema "Implementasi Dasa Darma Pramuka sebagai Kompas Integritas Berdemokrasi bagi Anggota Saka Adhyasta Pemilu di Kabupaten Demak" tersebut disampaikan secara ringan dan interaktif. Sesekali materi diselingi permainan tepuk Pramuka agar suasana tetap riang dan peserta lebih antusias.
Menurut Kusfitria, nilai-nilai kepramukaan sangat relevan dengan pengawasan partisipatif. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, musyawarah, keberanian, kejujuran, dan kepedulian yang diajarkan dalam Pramuka merupakan modal penting dalam mengawal proses demokrasi.
Ia berharap anggota Saka Adhyasta Pemilu dapat menjadi generasi muda yang aktif dan peduli terhadap demokrasi. Tidak hanya menggunakan hak pilih saat pemungutan suara, tetapi juga berani ikut mencegah serta mengawasi berbagai bentuk potensi pelanggaran.
"Demokrasi membutuhkan partisipasi. Karena itu, mari menjadi pemilih yang cerdas sekaligus ikut menjaga demokrasi agar tetap bersih, jujur, dan bermartabat," pungkasnya.
Penulis : Mudlo'af
Foto : M. Azam Multazam
Editor : Heni Ernawati