Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Demak Imbau Tingkatkan Sosialisasi Video Bawaslu Membelajarkan

apel

Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menyampaikan amanat dalam apel pagi di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Demak, Senin (7/9/2026).

Demak — Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, mengapresiasi jajaran yang telah menyelesaikan produksi video Bawaslu Membelajarkan. Namun, menurutnya, penyelesaian produksi bukanlah akhir dari program. Materi yang telah dibuat perlu disosialisasikan secara lebih luas agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Demak.

Pesan tersebut disampaikan Ulin dalam amanat apel Senin pagi di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Demak, Senin (7/9/2026).

“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah menyelesaikan video Bawaslu Membelajarkan. Setelah selesai, jangan berhenti di sini. Kita perlu meningkatkan sosialisasinya agar materi yang kita buat benar-benar diterima dan memberikan manfaat bagi masyarakat Demak,” ujar Ulin.

Ia menegaskan bahwa Bawaslu Membelajarkan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus menjadi sarana berbagi pengetahuan mengenai kepemiluan. Oleh karena itu, pemanfaatan dan penyebarluasan materi tersebut perlu terus ditingkatkan agar pesan yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, Ulin juga mengingatkan jajaran untuk segera menindaklanjuti sejumlah agenda berikutnya, di antaranya penyelesaian video Kelas Sengketa serta persiapan mengikuti Lomba Saka Adhyasta Pemilu.

Bawaslu Kabupaten Demak menjadi salah satu dari tiga Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang terpilih mewakili Jawa Tengah dalam Lomba Saka Adhyasta Pemilu. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi Bawaslu Demak untuk menunjukkan inovasi sekaligus memperkuat upaya membangun pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Ulin menyampaikan bahwa berbagai program pencegahan yang dilakukan Bawaslu memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi. Masyarakat yang semakin cerdas serta memahami hak dan kewajibannya diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.

“Semua program ini pada akhirnya bermuara pada pencegahan. Kita ingin masyarakat semakin cerdas, memahami proses demokrasi, mengetahui hak dan kewajibannya, sehingga ke depan potensi pelanggaran pemilu dapat semakin diminimalkan,” katanya.

Di akhir amanatnya, Ulin juga mengingatkan seluruh jajaran agar tetap menjaga kesehatan di tengah padatnya agenda dan program pencegahan yang sedang dilaksanakan.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Moh Hamdan

Editor : Heni Ernawati