Lompat ke isi utama

Berita

Kejar Kategori Informatif, Bawaslu Demak Intensif Lakukan Evaluasi Berkala Pengelolaan PPID

bu pipit

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Demak, Kusfitria Marstyasih, memimpin rapat evaluasi berkala terhadap kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)

Demak – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak terus memperkuat kualitas keterbukaan informasi publik melalui evaluasi berkala terhadap kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar evaluasi kinerja PPID Semester I Tahun 2026 pada Senin (29/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan informasi publik sekaligus mempersiapkan Bawaslu Demak meraih predikat "Informatif" dalam penilaian keterbukaan informasi oleh Komisi Informasi.

Meski tahapan penilaian telah selesai dan saat ini tinggal menunggu pengumuman hasil, Bawaslu Demak tetap melakukan evaluasi secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pengelolaan informasi publik secara berkelanjutan.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Demak, Kusfitria Marstyasih, yang memimpin rapat evaluasi, menyebut evaluasi periodik menjadi investasi penting bagi peningkatan kualitas layanan PPID. 

"Evaluasi ini sangat bermanfaat. Apabila nanti Bawaslu Demak berhasil meraih kategori Informatif, kita sudah memiliki sistem yang kuat untuk mempertahankan predikat tersebut. Sebaliknya, apabila hasilnya belum sesuai harapan, kita telah memiliki peta evaluasi yang jelas untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kusfitria juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim PPID atas capaian kinerja selama Semester I Tahun 2026. Menurutnya, sebagian besar program kerja yang telah direncanakan berhasil direalisasikan, bahkan beberapa di antaranya melampaui target yang telah ditetapkan.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah produksi Iklan Layanan Masyarakat (ILM) yang berhasil melebihi target. Atas capaian tersebut, Kusfitria meminta agar target baru disesuaikan dengan kapasitas yang telah terbukti mampu dicapai.

"Kalau semester ini mampu melampaui target, maka semester depan targetnya kita naikkan. Misalnya, produksi ILM bisa ditetapkan menjadi 12 kali sehingga ada peningkatan kualitas sekaligus kuantitas program," tuturnya.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Anzal Ihsanulhaki Herifanto

Editor : Heni Ernawati