Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Kenalkan Jenis Pelanggaran Pemilu kepada Anggota Saka

Pramuka

Suasana pemaparan materi pelatihan TKK Krida Penanganan Pelanggaran oleh Bawaslu Kabupaten Demak kepada para anggota Saka Adhyasta Pemilu di pangkalan MA Al Ahrom, Demak, Jumat (14/8/2026).

Demak — Bertepatan dengan Hari Pramuka, Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Demak menggelar pelatihan kecakapan bagi anggota Saka di pangkalan MA Al Ahrom, Jumat (14/8/2026). Pelatihan tersebut difokuskan pada Krida Penanganan Pelanggaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Saka dalam memahami kepemiluan.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Saka Adhyasta Pemilu dikenalkan dengan berbagai jenis pelanggaran pemilu, sekaligus diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila menemukan dugaan pelanggaran di lingkungan sekitar.

Pelatihan ini merupakan bagian dari proses anggota Saka dalam menempuh Tanda Kecakapan Khusus (TKK) pada Krida Penanganan Pelanggaran. Bawaslu Demak menerapkan metode pelatihan dengan pendekatan jemput bola, yakni tim instruktur mendatangi langsung pangkalan gugus depan masing-masing anggota Saka.

“Pelatihan ini tidak hanya bertujuan agar anggota Saka mengetahui jenis-jenis pelanggaran pemilu, tetapi juga membekali mereka agar mampu bersikap tepat ketika menemukan dugaan pelanggaran. Yang paling penting adalah memahami cara mencegah, mengenali, dan menyampaikan informasi secara benar sesuai ketentuan,” tutur Kusfitria Marstyasih, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Demak.

Menurutnya, anggota Saka Adhyasta Pemilu memiliki posisi strategis sebagai generasi muda yang dipersiapkan menjadi bagian dari masyarakat yang sadar dan peduli terhadap demokrasi. Pengetahuan kepemiluan yang diperoleh melalui pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal menghadapi Pemilu 2029.

Metode jemput bola yang diterapkan Bawaslu Demak juga diharapkan membuat proses pembelajaran lebih efektif karena materi diberikan langsung di lingkungan pangkalan masing-masing. Dengan demikian, anggota Saka dapat belajar secara lebih dekat, interaktif, dan sesuai dengan tahapan kecakapan yang sedang ditempuh.

Bawaslu Demak terus mendorong Saka Adhyasta Pemilu agar tidak hanya menjadi wadah kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi ruang pendidikan demokrasi bagi generasi muda. Melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian terhadap kepemiluan, anggota Saka diharapkan mampu menjadi generasi yang turut menjaga pemilu tetap bersih, jujur, dan bermartabat.

Penulis : Mudlo'af 

Foto : M. Azam Multazam

Editor : Heni Ernawati