Bawaslu Demak Ingatkan Publik agar Tidak Mudah Mengumbar Janji
|
Demak – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak pada hari ini, Selasa (7/7/2026), mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kejujuran dan kehati-hatian dalam bertutur kata, termasuk tidak mudah mengumbar janji yang belum tentu dapat dipenuhi. Pesan tersebut disampaikan melalui unggahan kutipan Raja Haji Ali yang berbunyi, "Apabila banyak berkata-kata, di situlah jalan masuk dusta."
Melalui kutipan tersebut, Bawaslu Demak mengedukasi publik bahwa setiap ucapan mengandung tanggung jawab. Janji yang diucapkan tanpa kesungguhan untuk menepatinya berpotensi menimbulkan kebohongan, merusak kepercayaan, dan mencederai hubungan antarsesama.
Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, mengatakan bahwa pesan Raja Haji Ali sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan demokrasi. Menurutnya, setiap individu, terlebih mereka yang mengemban amanah publik, harus menjaga integritas dengan lebih banyak membuktikan komitmen melalui tindakan daripada sekadar kata-kata.
"Kepercayaan masyarakat dibangun melalui konsistensi antara ucapan dan perbuatan. Karena itu, jangan mudah mengumbar janji apabila belum memiliki komitmen dan kemampuan untuk menunaikannya. Integritas dimulai dari kejujuran dalam setiap perkataan," ujar Ulin Nuha.
Ia menambahkan, demokrasi yang sehat membutuhkan budaya politik yang jujur dan bertanggung jawab. Komunikasi yang dilandasi kejujuran akan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga maupun para pemangku kepentingan, sehingga kehidupan demokrasi dapat berjalan dengan lebih berkualitas.
Melalui edukasi ini, Bawaslu Kabupaten Demak berharap masyarakat semakin bijak dalam berbicara, menepati setiap janji yang diucapkan, serta menjadikan kejujuran sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Penulis : Mudlo'af
Foto : Moh Hasan Saeful Rijal
Editor : Heni Ernawati