Bawaslu Demak Ajak Publik Jaga Kebenaran demi Demokrasi yang Sehat dan Bermartabat
|
Demak – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan menjunjung tinggi kebenaran serta tidak memutarbalikkan fakta.
Ajakan tersebut disampaikan melalui unggahan kutipan Sri Susuhunan Pakubuwono VI yang berbunyi: "Jangan menjelekkan orang baik, jangan membalikkan orang jahat, jangan berbuat aniaya terhadap rakyat banyak," Sabtu (27/6/2026).
Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, mengatakan bahwa pesan tersebut memiliki makna yang sangat relevan dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, demokrasi hanya dapat tumbuh secara sehat apabila seluruh elemen masyarakat berkomitmen menjaga kejujuran, menyampaikan informasi berdasarkan fakta, dan tidak menggiring opini yang menyesatkan.
"Memutarbalikkan fakta tidak hanya merugikan individu, tetapi juga dapat mengikis kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Karena itu, setiap warga negara memiliki tanggung jawab moral untuk mengedepankan kebenaran dan menjauhi fitnah maupun disinformasi," ujar Ulin.
Ia menjelaskan, pesan "jangan menjelekkan orang baik" mengingatkan masyarakat agar tidak menjatuhkan pihak-pihak yang telah berbuat benar dan berintegritas. Sebaliknya, kalimat "jangan membalikkan orang jahat" mengandung makna bahwa pelanggaran tidak boleh dibenarkan atau ditutupi demi kepentingan tertentu. Sementara itu, pesan "jangan berbuat aniaya terhadap rakyat banyak" menegaskan bahwa setiap tindakan dan kebijakan harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat.
Menurut Ulin, prinsip-prinsip tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung dalam penyelenggaraan pemilu, yakni kejujuran, keadilan, keterbukaan, dan akuntabilitas. Oleh sebab itu, Bawaslu terus mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif dengan berani menyampaikan kebenaran,menolak disinformasi, serta mengawal setiap proses demokrasi secara bertanggung jawab.
Melalui edukasi publik yang berkelanjutan, Bawaslu Kabupaten Demak berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga integritas informasi semakin meningkat. Dengan demikian, demokrasi tidak hanya menjadi proses memilih pemimpin, tetapi juga ruang yang menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan hak-hak rakyat agar tumbuh secara sehat, berintegritas, serta bermartabat.
Penulis : Mudlo'af
Foto : Moh Hasan Saeful Rijal
Editor : Heni Ernawati