Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Ajak Bangun Karakter, Ilmu Harus Dilandasi Adab

k

Unggahan grafis kuotasi kutipan Adam Malik di akun resmi media sosial Bawaslu Kabupaten Demak, Kamis (10/9/2026).

Demak — Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, berharap generasi muda tidak hanya mengejar ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan adab. Menurutnya, ilmu yang tinggi tanpa karakter dapat kehilangan arah dan manfaat bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan Ulin saat merefleksikan kutipan Adam Malik, “Pelajarilah adab (budi pekerti) sebelum mempelajari suatu ilmu,” yang diunggah melalui akun media sosial resmi Bawaslu Demak pada Kamis (10/9/2026).

Ulin menilai karakter merupakan fondasi penting yang harus berjalan beriringan dengan kecerdasan dan penguasaan ilmu. Seseorang yang memiliki ilmu tinggi belum tentu mampu menggunakan ilmunya untuk kepentingan bersama apabila tidak dibekali karakter yang baik.

“Berkarakter itu lebih utama daripada sekadar berilmu tinggi. Orang yang hanya mengandalkan ilmunya bisa saja menggunakan ilmu tersebut untuk kepentingan dan egonya sendiri. Namun, orang yang memiliki karakter akan berusaha menjadikan ilmunya bermanfaat bagi orang lain, bangsa, dan negara,” ujar Ulin.

Menurutnya, pendidikan seharusnya tidak berhenti pada pencapaian akademik. Pengetahuan perlu dibarengi dengan sikap tanggung jawab, kejujuran, kepedulian, dan kemampuan menghargai orang lain.

Karakter juga menjadi bekal penting dalam kehidupan demokrasi. Demokrasi yang sehat, kata Ulin, tidak hanya membutuhkan masyarakat yang cerdas secara pengetahuan, tetapi juga warga yang memiliki integritas dan mampu menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.

“Ilmu memberi kita kemampuan untuk melakukan sesuatu, sedangkan karakter mengajarkan bagaimana kemampuan itu digunakan dengan benar. Karena itu, kecerdasan harus dibangun bersama adab dan tanggung jawab,” lanjutnya.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Moh Hasan Saeful Rijal

Editor : Heni Ernawati