Tahun depan Kabupaten Demak akan punya gawe besar yaitu pemilihan bupati dan wakil bupati yang akan dilaksanakan secara serentak pada September 2020 bersama 20 kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah. Meskipun masih satu tahun lagi, suhu politiknya terasa mulai menghangat.
Demak – Pelaksanaan pengawasan pemilihan bupati dan wakil bupati pada pilkada tahun 2020 di Kabupaten Demak terancam tanpa adanya pengawasan yang memadai dari Bawaslu Kabupaten Demak, penyebabnya adalah Pemerintah Kabupaten Demak mengalokasikan anggaran hanya Rp 5,3 miliar untuk
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah telah melakukan seleksi administrasi dan penilaian tulisan esai pendaftar sekolah kader pengawasan. Seleksi dilakukan sejak masa pendaftaran ditutup pada 12 September 2019.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Demak menjadi pemateri dalam acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema partisipasi politik disabilitas dan etika politik Islam dalam Pilkada.