Lompat ke isi utama

Berita

Refleksi Buya Hamka, Bawaslu Demak Dorong Masyarakat Tetap Teguh Menjaga Demokrasi

kutipan

Unggahan grafis kuotasi kutipan Buya Hamka di akun resmi media sosial Bawaslu Kabupaten Demak, Kamis (3/9/2026).

Demak – Bawaslu Kabupaten Demak terus menghadirkan pesan edukatif melalui akun media sosial resminya. Pada Kamis (3/9/2026), Bawaslu Demak mengunggah kutipan bijak Buya Hamka yang berbunyi, “Yang melemahkan semangat ada dua: pertama prasangka, kedua hati busuk.”

Kutipan tersebut menjadi pengingat bahwa prasangka dan prasangka buruk dapat melemahkan semangat seseorang dalam menjalankan kebaikan. Pesan ini juga dinilai sangat relevan dalam kehidupan demokrasi yang membutuhkan pikiran jernih, sikap terbuka, serta semangat untuk terus menjaga nilai-nilai keadilan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, merefleksikan pesan Buya Hamka tersebut dalam konteks kehidupan demokrasi saat ini. Menurutnya, publik perlu membangun cara berpikir positif dan tidak mudah patah semangat ketika menghadapi berbagai isu yang berkembang.

“Dalam menjaga demokrasi, kita harus membangun prasangka yang baik dan menjaga hati. Jangan sampai berbagai isu yang berkembang justru melemahkan semangat kita untuk terus menegakkan demokrasi,” ujar Ulin.

Ia menambahkan, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus disikapi dengan pikiran sehat tanpa terjebak pada sikap saling mencurigai.

Menurut Ulin, semangat menjaga demokrasi membutuhkan keteguhan dan konsistensi. Dinamika politik yang muncul tidak seharusnya membuat masyarakat kehilangan harapan.

“Jangan mudah patah arang dengan berbagai isu. Tetap berpikir positif, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama menegakkan demokrasi dengan cara yang baik,” tegasnya.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Moh Hasan Saeful Rijal

Editor : Heni Ernawati