Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Demak: Menjaga Martabat Demokrasi Bukan Hanya Tanggung Jawab Penyelenggara

quote

Unggahan kutipan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Made Agung di media sosial Bawaslu Kabupaten Demak

Demak – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menegaskan bahwa menjaga martabat demokrasi bukan semata-mata tanggung jawab penyelenggara pemilu. Hal itu merupakan kewajiban seluruh warga negara sebagai wujud kecintaan kepada bangsa dan negara.

​Menurut Ulin, demokrasi yang bermartabat hanya dapat terwujud apabila masyarakat memiliki rasa memiliki (sense of belonging) terhadap negaranya. Kecintaan pada tanah air akan mendorong setiap warga menjauhi tindakan yang merusak pesta demokrasi, seperti penyebaran hoaks, politik uang, ujaran kebencian, intoleransi, hingga kecurangan pemilu.

"Menjaga martabat demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran yang sama untuk memastikan proses ini tetap berjalan jujur, adil, dan berintegritas," tegas Ulin, Jumat (26/6/2026).

​Pernyataan tersebut disampaikan sebagai refleksi atas unggahan kutipan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Made Agung di media sosial Bawaslu Kabupaten Demak. Kutipan itu berbunyi: "Memelihara dan melindungi negeri haruslah sama seperti mencintai diri sendiri."

​Ulin menjelaskan, pesan sang pahlawan sangat relevan dengan kehidupan berdemokrasi saat ini. Memelihara negeri tidak hanya dilakukan lewat menjaga kedaulatan fisik, tetapi juga dengan merawat nilai-nilai demokrasi melalui partisipasi aktif masyarakat.

​Dalam konteks kepemiluan, lanjutnya, menjaga kualitas demokrasi dapat diwujudkan melalui: ​Penggnaan hak pilih secara bertanggung jawab; Menghormati perbedaan pilihan politik; Mengawasi jalannya setiap tahapan pemilu; Berani melaporkan dugaan pelanggaran yang ditemukan.

​Semangat ini sejalan dengan komitmen Bawaslu dalam membangun pengawasan partisipatif. Keberhasilan pemilu tidak hanya ditentukan oleh kinerja penyelenggara, melainkan oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal seluruh prosesnya.

"Ketika masyarakat ikut mengawasi dan menjaga demokrasi, sesungguhnya mereka sedang memelihara dan melindungi negeri, sebagaimana mereka mencintai dan menjaga diri mereka sendiri," pungkasnya.

Penulis : Mudlo'af 

Foto : Moh Hasan Saeful Rijal

Editor : Heni Ernawati