Lompat ke isi utama

Berita

Hari Keempat MPLS, Bawaslu Sambangi 3 Sekolah

Mpls

Bawaslu Kabupaten Demak memberikan pembekalan tentang nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan kepada siswa baru SMK Pembangunan Mranggen dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Demak – Memasuki hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026), Bawaslu Kabupaten Demak kembali melanjutkan program pendidikan politik bagi pelajar dengan mengunjungi tiga sekolah menengah, yakni MA Miftahul Huda Jleper Mijen, MA Mazro'atul Huda Wonorenggo Karanganyar, dan SMK Pembangunan Mranggen. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bawaslu membangun kesadaran demokrasi sejak dini di kalangan calon pemilih pemula.

Sebagaimana kegiatan pada hari-hari sebelumnya, Bawaslu Demak memberikan materi pendidikan politik kepada peserta didik baru tentang pentingnya pemilu, bahaya politik uang, penyebaran hoaks, serta peran generasi muda dalam mewujudkan pengawasan partisipatif. Selain itu, Bawaslu juga melakukan uji petik data pemilih terhadap siswa kelas XII yang telah berusia 17 tahun untuk memastikan mereka telah terdaftar sebagai pemilih dalam program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

Pada kesempatan yang sama, Bawaslu Demak juga memperkuat sinergi kelembagaan dengan sekolah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengembangan pengawasan partisipatif. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan pendidikan demokrasi secara berkelanjutan di lingkungan sekolah, sekaligus mendorong lahirnya pelajar yang memiliki kepedulian terhadap kualitas demokrasi.

Kehadiran Bawaslu Demak mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMK Pembangunan Mranggen, Drs. Asmu'i, mengapresiasi program yang dinilainya memberikan manfaat besar bagi peserta didik, khususnya dalam menambah wawasan mengenai demokrasi dan kepemiluan.

"Kedatangan Bawaslu tidak hanya memberikan suasana baru bagi para murid dalam kegiatan MPLS, tetapi juga menambah wawasan mereka tentang kepemiluan. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kebaikan negeri ini dan semakin memperkuat proses demokrasi di Indonesia," ujar Asmu'i.

Ketua Bawaslu Demak, Ulin Nuha, berharap dengan adanya program ini para pelajar tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas ketika memasuki usia memilih pada Pemilu 2029, tetapi juga mampu menjadi agent of change yang mengajak lingkungan sekitarnya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, menolak politik uang, melawan hoaks, serta berpartisipasi aktif dalam mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.

Penulis : Mudlo'af 

Foto : Anzal Ihsanulhaki Herifanto 

Editor : Heni Ernawati