Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Tuntaskan Edukasi Pengawasan Partisipatif hingga Hari Terakhir MPLS

ketua

Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha sosialisasi di MA Al Ikhwan Klitih Kecamatan Karangtengah pada rangkaian MPLS, Jumat 17 Juli 2026.

Demak – Bawaslu Kabupaten Demak menuntaskan rangkaian edukasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif kepada pelajar hingga hari terakhir pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sejak hari pertama MPLS, Bawaslu Demak secara konsisten hadir di berbagai sekolah menengah untuk memberikan pendidikan politik bagi calon pemilih pemula Pemilu 2029 sekaligus memperkuat kemitraan dengan satuan pendidikan dalam mengembangkan pengawasan partisipatif.

Pada hari terakhir MPLS, Jumat (17/7/2026) jajaran Bawaslu Demak mengunjungi empat sekolah, yakni SMK Negeri 2 Demak, SMK Al Fattah Demak, MA Al Ikhwan Karangtengah, dan MA Al Ahrom Karangtengah. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan pada pentingnya demokrasi, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta peran masyarakat dalam mengawal proses pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, mengatakan bahwa pendidikan politik perlu diberikan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik sebelum memasuki usia memilih. Menurutnya, pengawasan partisipatif merupakan gerakan bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar sebagai calon pemilih pada Pemilu 2029.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kualitas demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara pemilu, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh warga negara. Para pelajar hari ini adalah pemilih pemula pada Pemilu 2029 yang diharapkan mampu menjadi pemilih cerdas, kritis, dan berintegritas," ujar Ulin.

Selain memberikan materi kepemiluan, Bawaslu Demak juga membangun kerja sama dengan sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif. Kemitraan tersebut diharapkan menjadi wadah untuk menghadirkan berbagai program edukasi kepemiluan di lingkungan sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan selama MPLS, Bawaslu Demak berharap budaya pengawasan partisipatif semakin tumbuh di kalangan generasi muda. Dengan bekal pemahaman tentang demokrasi, integritas, dan kepemiluan, para pelajar diharapkan dapat menjadi agen penyebar nilai-nilai demokrasi sekaligus berperan aktif dalam mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Misfaatinnisak

Editor : Heni Ernawati