Bawaslu Demak Temukan Puluhan Data Pemilih Belum Terbarui Saat Uji Petik di Desa Pasir
|
Demak – Dalam upaya mewujudkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkualitas, Bawaslu Kabupaten Demak terus melakukan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilaksanakan oleh KPU. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menggali dan memverifikasi langsung data pemilih di tingkat desa.
Pada Kamis (4/6/2026), Bawaslu Kabupaten Demak yang dipimpin Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Wiwit Puspitasari, melakukan kunjungan dan uji petik data pemilih di Desa Pasir, Kecamatan Mijen.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai perubahan data kependudukan yang berpotensi memengaruhi daftar pemilih. Bawaslu menelusuri data warga yang sebelumnya terdaftar sebagai pemilih namun sudah tidak memenuhi syarat, seperti karena meninggal dunia, pindah domisili, atau beralih status menjadi anggota TNI maupun Polri.
Selain itu, Bawaslu juga mendata warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi belum masuk dalam daftar pemilih, seperti pemilih pemula yang telah berusia 17 tahun, purnawirawan TNI/Polri, serta penduduk baru yang telah menetap di wilayah tersebut.
Dari hasil penelusuran lapangan, Bawaslu menemukan sekitar 70 data pemilih yang telah memenuhi syarat untuk masuk dalam daftar pemilih. Setelah dilakukan analisis dan pencocokan data melalui laman cekdptonline.kpu.go.id, diketahui bahwa sekitar 60 di antaranya masih belum terbarui dalam data pemilih yang tersedia.
Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan dan verifikasi lapangan guna memastikan setiap warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya, sekaligus mencegah munculnya data pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat.
Wiwit Puspitasari menegaskan bahwa hasil pengawasan tersebut akan ditindaklanjuti melalui penyampaian saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Demak agar data pemilih dapat segera diperbarui sesuai kondisi faktual di lapangan.
“Pemutakhiran data pemilih yang akurat merupakan fondasi penting bagi penyelenggaraan demokrasi yang berkualitas. Karena itu, Bawaslu terus berupaya memastikan setiap warga yang berhak memilih terakomodasi dalam daftar pemilih, sekaligus memastikan tidak ada data pemilih yang tidak memenuhi syarat tetap tercantum,” ujarnya.
Melalui kegiatan pengawasan langsung di desa-desa, Bawaslu Demak berharap kualitas data pemilih berkelanjutan semakin meningkat sehingga dapat mendukung penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang lebih akurat, transparan, dan berintegritas.
Penulis : Mudlo'af
Foto : Anzal Ihsanulhaki
Editor : Heni Ernawati