Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Raih Peringkat Kedua Terproduktif Publikasi Media Sosial di Jawa Tengah

Medsos

Tangkapan layar hasil Evaluasi Kehumasan yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.

Demak – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak kembali menorehkan prestasi di bidang kehumasan. Setelah berhasil masuk lima besar dalam produktivitas pemberitaan, Bawaslu Demak juga meraih peringkat kedua sebagai Bawaslu Kabupaten/Kota terproduktif dalam publikasi media sosial se-Jawa Tengah. Capaian tersebut diumumkan dalam Evaluasi Kehumasan yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (15/7/2026).

Prestasi tersebut menjadi bukti meningkatnya kinerja Bawaslu Demak dalam mengelola media sosial sebagai sarana publikasi, edukasi demokrasi, dan penyampaian informasi kelembagaan kepada masyarakat. Berbagai kegiatan pengawasan, sosialisasi, pendidikan politik, hingga penguatan pengawasan partisipatif dipublikasikan secara konsisten sehingga mampu menjangkau masyarakat lebih luas.

"Alhamdulillah, semoga pada evaluasi berikutnya Bawaslu Demak dapat meraih peringkat pertama. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas publikasi di media sosial," ujar Ulin.

Ulin optimistis target tersebut dapat diwujudkan. Ia menjelaskan bahwa peningkatan produktivitas publikasi didukung oleh padatnya agenda kelembagaan yang secara konsisten dikomunikasikan kepada masyarakat. "Pada awal Juli ini saja kami telah mengagendakan kunjungan ke 14 sekolah menengah untuk memberikan pendidikan politik dan memperkuat pengawasan partisipatif. Dari jumlah tersebut, 10 sekolah sekaligus menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bawaslu Demak, sedangkan empat sekolah lainnya telah lebih dahulu melakukan MoU pada awal tahun 2026," jelasnya.

Menurut Ulin, kerja sama dengan sekolah-sekolah tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang Bawaslu Demak dalam membangun budaya demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar sebagai pemilih pemula. Beragam kegiatan tersebut juga menjadi materi publikasi yang edukatif sehingga masyarakat dapat mengetahui berbagai upaya Bawaslu dalam memperkuat kualitas demokrasi.

Ia menambahkan, media sosial kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi media edukasi publik dan ruang untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu. Oleh karena itu, Bawaslu Demak akan terus menghadirkan konten yang informatif, berkualitas, dan mudah dipahami agar capaian tersebut dapat terus ditingkatkan pada evaluasi berikutnya.

Penulis : Mudlo'af 

Foto : Moh Hamdan

Editor : Heni Ernawati