Bawaslu Demak: Perjuangan yang Hanya untuk Kepentingan Pribadi atau Golongan Akan Rapuh
|
Demak - Bawaslu Kabupaten Demak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan demokrasi yang bermartabat dan berorientasi pada kepentingan bangsa, bukan sekadar kepentingan pribadi maupun golongan.
Pesan tersebut disampaikan Bawaslu Demak melalui refleksi atas kutipan KH. Zainal Mustafa, "Perjuangan bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk bangsa," yang diunggah melalui akun media sosial resmi Bawaslu Kabupaten Demak, Senin (24/8/2026).
Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menilai perjuangan yang hanya berorientasi pada kepentingan pribadi atau kelompok cenderung rapuh dan mudah kehilangan arah. Sebaliknya, perjuangan yang didasari kepentingan bangsa akan memiliki tujuan yang lebih kuat dan berkelanjutan.
"Demokrasi tidak boleh dibangun hanya untuk kepentingan diri sendiri atau golongan. Perjuangan dalam demokrasi harus diarahkan untuk menghadirkan kehidupan berbangsa yang adil, bermartabat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, nilai perjuangan tersebut penting untuk terus ditanamkan, terutama dalam menghadapi tantangan demokrasi yang semakin kompleks. Setiap pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas, mengedepankan kepentingan bersama, serta memastikan demokrasi tetap menjadi sarana mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Bawaslu Demak menegaskan bahwa demokrasi yang kuat tidak hanya membutuhkan penyelenggara pemilu yang berintegritas, tetapi juga masyarakat yang memiliki kesadaran untuk ikut mengawal proses demokrasi.
"Ketika perjuangan dilakukan untuk kepentingan bangsa, maka hasilnya akan menjadi milik bersama. Itulah semangat yang perlu kita jaga dalam membangun demokrasi yang bermartabat," pungkas Ulin.
Penulis : Mudlo'af
Foto : Moh Hasan Saeful Rijal
Editor : Heni Ernawati