Bawaslu Demak Gaungkan Pengawasan Partisipatif melalui Pendidikan dan Media Sosial
|
Demak – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak terus memperkuat pengawasan partisipatif sebagai salah satu strategi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Selain menggencarkan pendidikan kepemiluan di sekolah-sekolah, Bawaslu juga memanfaatkan media sosial untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan semangat pengawasan kepada masyarakat, Minggu (12/7).
Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, mengatakan bahwa dalam sepekan ini pihaknya telah mengagendakan kegiatan sosialisasi di 14 sekolah menengah. Langkah tersebut merupakan upaya meningkatkan literasi kepemiluan bagi para pelajar yang akan menjadi pemilih pemula pada pemilu mendatang. Ulin menilai, generasi muda perlu dibekali pemahaman sejak dini agar tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga mampu berpartisipasi aktif dalam mengawal setiap tahapan pemilu.
"Menjaga kualitas pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Semangat membangun demokmsi yang jujur, adil, dan berintegritas harus terus digaungkan agar tumbuh kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemilu," ujar Ulin.
la menambahkan, penyebarluasan kutipan inspiratif para pahlawan nasional melalui akun media sosial Bawaslu Demak juga menjadi bagian dari strategi pengembangan pengawasan partisipatif. Salah satunya adalah kutipan Pahlawan Nasional Ruhana Kudus, "Walau tanpa aku berada di kampung ini lagi, suara kemajuan akan terus diserukan."
Menurut Ulin, kutipan tersebut mengandung makna bahwa perjuangan untuk membawa kemajuan tidak bergantung pada satu individu, melainkan harus menjadi semangat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Dalam konteks demokrasi, semangat tersebut diwujudkan melalui pendidikan politik, pengawasan partisipatif, dan kepedulian masyarakat untuk menjaga integritas setiap tahapan pemilu. Dengan semakin banyak warga yang memahami pentingnya pengawasan, diharapkan budaya demokrasi yang berintegritas akan terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas.
Penulis : Mudlo'af
Foto : Moh Hasan Saeful Rijal
Editor : Heni Ernawati