Bawaslu Demak Gaungkan Keadilan Hukum yang Berakar pada Budaya Bangsa
|
Demak — Keadilan hukum tidak semestinya berhenti pada bunyi pasal dan ketentuan tertulis. Hukum juga harus berpijak pada nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan jati diri bangsa. Pesan inilah yang diangkat Bawaslu Kabupaten Demak melalui konten edukatif berupa flyer kutipan tokoh bangsa, Prof. Hazairin, yang diunggah melalui akun media sosialnya, Rabu (21/10/2026).
Dalam konten tersebut, Bawaslu Demak mengangkat kutipan, “Keadilan hukum harus berakar pada budaya bangsa.” Pesan ini mengingatkan bahwa hukum dan budaya bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Sebaliknya, nilai-nilai luhur yang hidup di tengah masyarakat dapat menjadi landasan penting dalam membangun kesadaran hukum yang berkeadilan.
Melalui publikasi tersebut, Bawaslu Demak turut mendorong masyarakat untuk memahami bahwa keadilan bukan sekadar persoalan kepatuhan terhadap aturan, melainkan juga menyangkut penghormatan terhadap nilai kemanusiaan, kebersamaan, kejujuran, dan kearifan yang tumbuh dalam kehidupan berbangsa.
“Pesan ini juga relevan dalam kehidupan demokrasi,” tutur Ulin Nuha, Ketua Bawaslu Demak. Menurutnya, penyelenggaraan pemilu tidak cukup hanya berpedoman pada peraturan perundang-undangan, tetapi membutuhkan kesadaran bersama untuk menjunjung tinggi kejujuran, menghormati hak pilih, menolak politik uang, serta menjaga integritas dalam setiap proses demokrasi.
Bagi Bawaslu, membangun demokrasi yang bermartabat tidak hanya dilakukan melalui pengawasan pada saat tahapan pemilu berlangsung. Pendidikan politik dan penguatan kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga kualitas demokrasi, termasuk pada masa non-tahapan.
Melalui media sosial, Bawaslu Demak berupaya menghadirkan ruang edukasi publik yang tidak hanya menyampaikan informasi kelembagaan, tetapi juga mengajak masyarakat merefleksikan nilai-nilai kebangsaan. Harapannya, pesan tentang keadilan hukum dapat menjadi pengingat bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan aturan yang ditegakkan secara adil, sekaligus masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.
Penulis : Mudlo'af
Foto : Moh Hasan Saeful Rijal
Editor : Heni Ernawati