Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Edukasi Pentingnya Mengenal Diri Sendiri

Demak — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak kembali menghadirkan edukasi publik melalui media sosial. Kali ini, Bawaslu Demak mengunggah kutipan K.H.R. As’ad Syamsul Arifin: “Orang yang lupa asalnya, ia akan berantakan hidupnya.”

Kutipan tersebut menjadi pengingat bahwa mengenal diri sendiri, memahami asal-usul, serta menyadari posisi dan tanggung jawab dalam kehidupan merupakan hal penting. Seseorang yang memahami dari mana dirinya berasal akan lebih mudah menentukan arah kehidupan dan menjaga nilai-nilai yang menjadi pijakannya.

Dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan berdemokrasi, kesadaran terhadap jati diri juga memiliki arti penting. Setiap warga negara tidak hanya memiliki hak, tetapi juga tanggung jawab untuk ikut menjaga kehidupan demokrasi agar tetap berjalan dengan baik.

Bawaslu Demak memaknai pesan tersebut sebagai bagian dari pendidikan publik, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat. Demokrasi tidak hanya membutuhkan aturan dan lembaga, tetapi juga membutuhkan manusia yang mengenal dirinya, memahami hak dan kewajibannya, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menegaskan bahwa kesadaran harus dimulai dari dalam diri.

“Mengenal diri sendiri berarti memahami asal, tujuan, hak, dan tanggung jawab kita. Ketika seseorang kehilangan pijakan, ia akan mudah terbawa arus. Begitu pula dalam demokrasi, masyarakat harus memiliki kesadaran agar tidak mudah dipengaruhi dan tetap mampu menentukan sikap secara bertanggung jawab,” ujar Ulin.

Menurutnya, pendidikan demokrasi tidak harus selalu disampaikan melalui forum formal. Pesan-pesan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari juga dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat

Penulis : Mudlo'af 

Foto : -

Editor : Heni Ernawati