Bawaslu Demak Dorong Partisipasi Generasi Muda Lewat Kutipan Maskun Sumadireja
|
Demak – Bawaslu Kabupaten Demak terus mendorong partisipasi generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan berdemokrasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penyebaran pesan-pesan inspiratif dari para tokoh bangsa yang sarat dengan nilai nasionalisme, persatuan, dan pengabdian kepada negara.
Kali ini, Jum’at, 12/06/2026 Bawaslu Demak mengunggah kutipan dari tokoh pejuang kemerdekaan, Maskun Sumadireja, yang berbunyi, “Pemuda adalah penggerak utama bangsa. Sebarkan prinsip nasionalisme dan bangun kesatuan untuk membebaskan negeri dari belenggu penjajahan.”
Melalui unggahan tersebut, Bawaslu Demak mengajak generasi muda untuk menyadari peran strategis mereka sebagai penerus bangsa sekaligus penjaga nilai-nilai demokrasi. Semangat yang terkandung dalam kutipan tersebut dinilai tetap relevan hingga saat ini, meskipun Indonesia telah merdeka. Tantangan yang dihadapi bangsa kini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan berbagai ancaman yang dapat melemahkan persatuan, integritas, dan kualitas demokrasi.
Ketua Bawaslu Demak, Ulin Nuha menegaskan bahwa pemuda memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan bangsa. Dengan energi, kreativitas, dan idealisme yang dimiliki, generasi muda dapat menjadi pelopor dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas.
“Semangat nasionalisme dan persatuan yang diwariskan para pejuang harus terus dijaga. Pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi harus tampil sebagai penggerak perubahan yang positif, kritis, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ulin juga berharap generasi muda aktif mengawal demokrasi melalui berbagai cara, seperti meningkatkan literasi politik, menolak politik uang, melawan penyebaran informasi hoaks, serta berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif. Keterlibatan anak muda dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis : Mudlo'af
Foto : Moh. Hasan saeful Rijal
Editor : Heni Ernawati