Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Ajak Masyarakat Rawat Alam dan Jaga Demokrasi melalui Nilai Hamemayu Hayuning Bawono

kutipan

Unggahan grafis kuotasi kutipan Sri Sultan Hamengku Buwono I di akun resmi media sosial Bawaslu Kabupaten Demak, Rabu (14/10/2026).

Demak – Bawaslu Kabupaten Demak terus menghadirkan edukasi publik melalui konten inspiratif di media sosial resminya. Pada Rabu (14/10/2026), Bawaslu Demak mengunggah pamflet edukasi yang memuat filosofi Jawa karya Sri Sultan Hamengku Buwono I, yaitu “Hamemayu Hayuning Bawono”.

Kutipan tersebut mengandung pesan mendalam tentang pentingnya menjaga keindahan, keselamatan, dan kelestarian alam, serta mewujudkan keseimbangan hubungan antara manusia dan lingkungannya.

Filosofi Jawa ini bukan sekadar ajakan untuk merawat alam, melainkan juga memuat nilai tanggung jawab, kepedulian, dan kesadaran untuk menjaga kehidupan bersama. Setiap individu memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Nilai luhur tersebut erat kaitannya dengan kehidupan berdemokrasi. Demokrasi yang sehat membutuhkan kepedulian, keseimbangan, serta tanggung jawab dari seluruh elemen masyarakat. Sebagaimana alam yang harus dijaga kelestariannya, demokrasi pun perlu dirawat melalui partisipasi aktif, sikap saling menghormati, dan kesadaran menjaga kepentingan bersama.

Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menegaskan bahwa nilai Hamemayu Hayuning Bawono menjadi pengingat penting bahwa menjaga kehidupan sosial dan politik merupakan tanggung jawab setiap warga negara.

“Demokrasi tidak cukup dimaknai sebatas pelaksanaan pemilu. Demokrasi juga harus tercermin dalam kepedulian terhadap lingkungan, penghormatan kepada sesama, dan tanggung jawab menjaga kehidupan bersama. Jika kita ingin mewariskan alam yang lestari bagi generasi mendatang, kita juga harus mewariskan demokrasi yang sehat, berintegritas, dan berkeadilan,” ujar Ulin Nuha.

Melalui konten edukatif ini, Bawaslu Kabupaten Demak berharap masyarakat tidak hanya mengenal warisan filosofi luhur bangsa, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun budaya demokrasi yang beretika dan bertanggung jawab.

Penulis: Mudlo'af 

Foto : Moh Hasan Saeful Rijal

Editor: Heni Ernawati