Ulin Nuha: Senjata di Alam Merdeka Bukan Meriam
|
Demak – Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menilai perjuangan di alam kemerdekaan tidak lagi dilakukan dengan senjata perang seperti pistol, meriam, atau alat kekerasan lainnya. Di masa kini, perjuangan lebih tepat dilakukan melalui ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan.
Hal tersebut disampaikan Ulin saat merefleksikan kutipan pahlawan nasional Prof. Dr. Wilhelmus Zakaria Johannes yang diunggah pada Minggu (23/8/2026). “Ilmu pengetahuan adalah senjata yang tidak terlihat, namun mampu mengangkat derajat bangsa.”
Menurut Ulin, kemerdekaan memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk berkontribusi melalui kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki. Ilmu pengetahuan menjadi kekuatan penting untuk membangun bangsa sekaligus menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Senjata yang relevan di masa sekarang bukanlah pistol atau meriam, melainkan ilmu, keterampilan, dan kecakapan,” ujar Ulin.
Ia menambahkan, dalam konteks perjuangan menegakkan demokrasi yang bermartabat, kekerasan bukanlah jalan keluar. Penggunaan senjata dan aksi kekerasan justru berpotensi menimbulkan kerusuhan serta memperbesar persoalan.
Oleh karena itu, Ulin mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan utama dalam membangun kehidupan demokrasi. Perbedaan pandangan hendaknya dihadapi dengan kecerdasan, dialog, dan sikap saling menghormati.
“Demokrasi yang bermartabat tidak dibangun dengan kekerasan, melainkan dengan pengetahuan, kecakapan, integritas, dan kesadaran untuk memperjuangkan kepentingan bersama,” pungkasnya.
Penulis : Mudlo'af
Foto : Moh Hasan Saeful Rijal
Editor : Heni Ernawati