Lompat ke isi utama

Berita

Ulin Nuha: Warisan Terbaik Bukan Materi, Melainkan Nilai

lutipan

Unggahan grafis kuotasi kutipan dr. Soetomo di akun resmi media sosial Bawaslu Kabupaten Demak, Sabtu (8/8/2026).

Demak – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak, Ulin Nuha, mengajak masyarakat membangun masa depan bangsa dengan kasih sayang, keadilan, dan keteladanan. Menurutnya, tanggung jawab generasi saat ini bukan hanya memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menyiapkan generasi mendatang agar mampu berdiri secara mandiri.

Hal tersebut disampaikan Ulin Nuha saat merefleksikan kutipan dr. Soetomo yang diunggah melalui akun media sosial resmi Bawaslu Kabupaten Demak, Sabtu (8/8/2026). Kutipan tersebut berbunyi, “Marilah kita berbuat kasih sayang dan adil, dengan mewariskan kemandirian untuk generasi bangsa masa depan.”

Ulin menilai, warisan terbaik untuk generasi penerus tidak selalu berbentuk materi. Lebih dari itu, generasi masa depan membutuhkan nilai-nilai kehidupan, seperti kedewasaan, keteladanan, kemandirian, serta budaya yang konstruktif.

“Warisan yang terbaik bukan materi, tetapi nilai,” tegas Ulin.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak dapat tumbuh dengan sendirinya, tetapi perlu dibangun melalui pendidikan dan keteladanan. Pendidikan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki kemampuan, karakter, dan kemandirian untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kalau kita ingin generasi mendatang mampu berdiri sendiri, maka yang harus kita wariskan bukan hanya apa yang kita miliki, tetapi juga nilai yang mengajarkan mereka bagaimana menjalani kehidupan dengan adil, bertanggung jawab, dan mandiri,” pungkasnya.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Moh Hasan Saeful rijal

Editor : Heni Ernawati