Lompat ke isi utama

Berita

SHARING KNOWLEDGE BAWASLU DEMAK BERLANGSUNG “GAYENG”

Yanto

Minggu ke-2  kegiatan rutin “sharing kwoledge” yang digagas Bawaslu Demak  satu minggu sekali  berlangsung gayeng.  Selama 3 jam  kegiatan itu berjalan, namun peserta masih tampak semangat untuk melanjutkan diskusi.  Topik yang diangkat dalam giat yang digelar aula Bawaslu pada Selasa, (06/05/2025) itu adalah tentang kepegawaian.
Awalnya  Yanto Mulyanto, Kepala Sekretariat Bawaslu  yang menjadi nara sumber  mengestimasikan waktu kegiatan kurang lebih 1,5  jam.  Itupun menurutnya sudah lebih dari cukup karena topiknya tampak sederhana sehingga tidak banyak didiskusikan.  Oleh karenya  Ulin Nuha, Ketua Bawaslu Demak mengimbau kepada peserta benar-benar aktif.  “giat ini adalah shring kwoledge, karenanya maksimalkan untuk diskusi”  tegas Ulin. 
Diskusi dalam kegiatan tersebut mulai tampak aktif ketika membahas soal presensi kehadiran bagi pegawai yang melakukan  WFA (Work From Anywere).  Pasalnya bagian SDM merasa kesulitan  merekap manakala pegawai dalam kondisi WFA  presensi kehadirannya ada menggunakan pinjer print dan ada yang menggunakan  on line.  Sementera  sebagian pegawai  WFA yang piket di kantor  keberatan  kalau harus menggunakan  on line.   “saya biasanya  masuk kantor langsung  pinjer print”  tuturnya  menguatkan  karena kalau  menggunakan on line  sering lupa.
Ulin mengambil kebijakan agar semua pegawai yang WFA melakukan presensi kehadiran dengan menggunakan pinjer print.  Menurutnya  tidak adanya perbedaan presensi akan lebih tertib  dan membantu  kerja bagian SDM.