Lompat ke isi utama

Berita

SERIBU LEBIH DATA ANOMALI WARNAI DAFTAR PEMILIH PEMILU SERENTAK 2024 DI DEMAK

Wiwit

Demak,  Wiwit Puspitasari  Koordinator Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas  (P2H) Bawaslu Demak menyebut seribu lebih data anomali yang berada dalam daftar pemilih pada pamilu serentak 2024. Pernyataan ini disampaikan pada  hari  Kamis (13/03/2025) dalam podcast  episode ngabuburit  program rutin Bawaslu Demak di bulan puasa  sambil menunggu bedug maghrib.  Disebut anomali menurut wiwit karena ada ketidakwajaran dalam data terbut.  Pasalnya, lanjut  Wiwit,  ada ratusan warga dalam suatu  desa yang datanya tertukar dengan  desa lain.  “sebanyak 470  warga Mojosimo   datanya dalam daftar pemilih  ada di Desa Tlogopandogan  dan  sebaliknya  587  warga  Desa Tlogopandogan  ada di Desa Mojosimo”  ungkap Wiwit.
Adanya kasus tersebut pengawasan Bawaslu menjadi lebih ekstra.  Menurut  Wiwit, Bawaslu Demak  telah meminta jajaran pengawas adhoc untuk lebih fokus pengawasannya  dalam mengawal  tindak lanjut  KPU  terhadap data tersebut. “akan berimbas pada turunya partisipasi masyarakat”  tutur Wiwit  mengkhawatirkan tidak terpenuhi  aksesbility  yang mudah  bagi masyarakat untuk  memilih  apabila data tersebut dibiarkan dan tidak ada solusi yang baik.
Di akhir podcast, menekankan  kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawasi  proses pemutakhir data pemilih pada setiap kegiatan pemilu.  Karena menurt Wiwit  di sanalah  pintu gerbang untuk memastikan terpenuhinya hak pilih masyarakat  dalam setiap pesta demokrasi.