Lompat ke isi utama

Berita

SELURUH STAF BAWASLU DEMAK IKUTI LITERASI POJOK PENGAWASAN

Wiwit

Demak – Seluruh staf Bawaslu Kabupaten Demak mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Vol. 6 yang digelar Bawaslu Provinsi Jawa Tengah pada Senin (15/09/2025). Pada edisi kali ini, tema yang diangkat adalah “Peran Kader Pengawas Partisipatif di Masa Non Tahapan”.

Kegiatan ini bertujuan agar pengawas partisipatif tetap aktif meskipun tidak sedang berlangsung tahapan pemilu, sehingga jangkauan program pencegahan bisa semakin luas. “Apalagi sekarang sudah terbentuk Laskar Jaga Hak Pilih, yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk siap menjadi mata dan telinga Bawaslu,” ujar Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, dalam sambutannya saat membuka kegiatan.

Berbeda dengan Bawaslu kabupaten/kota lain, pada kesempatan ini seluruh staf Bawaslu Demak—kecuali CPNS dan bagian sekretariat—ikut serta dalam kegiatan. CPNS tidak diwajibkan hadir karena sedang mengikuti kelas Latsar CPNS secara daring, sedangkan staf sekretariat fokus menyiapkan data monitoring dan evaluasi Reformasi Birokrasi dari provinsi.

Ketua Bawaslu Demak, Ulin Nuha, menegaskan pentingnya keikutsertaan seluruh jajaran dalam literasi ini meskipun program tersebut berada di bawah Divisi P2H (Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas). “Pada masa non tahapan, kegiatan pencegahan justru lebih dominan. Karena itu, semua staf harus selalu siap bila sewaktu-waktu dibutuhkan,” jelasnya.

Literasi kali ini menghadirkan dua narasumber, yakni Muhammad Milkhan, Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kabupaten Klaten, serta Muhammad Mukhlis, Koordinator Laskar Jaga Hak Pilih. Dalam pemaparannya, Milkhan menekankan pentingnya pengembangan pengawasan partisipatif melalui implementasi nilai demokrasi di sekolah-sekolah. Sementara itu, Mukhlis menegaskan bahwa pengawas partisipatif adalah garda terdepan demokrasi, terutama di masa non tahapan.