Lompat ke isi utama

Berita

Pendidikan Bukan Sekadar Mencerdaskan, tetapi Membentuk Warga Negara yang Berdaulat

kutipan

Unggahan grafis kuotasi kutipan tokoh pendidikan perempuan, Dewi Sartika di akun resmi media sosial Bawaslu Kabupaten Demak, Senin (5/10/2026)

Demak – Bawaslu Kabupaten Demak kembali menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat melalui akun media sosial resminya. Kali ini, Senin, 5 Oktober 2026, Bawaslu Demak mengangkat kutipan tokoh pendidikan perempuan, Dewi Sartika, yang berbunyi, “Hanya dengan pendidikan kita akan tumbuh menjadi suatu bangsa.” Kutipan tersebut menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar jalan untuk memperoleh pengetahuan, melainkan fondasi bagi lahirnya masyarakat yang sadar akan hak, kewajiban, dan tanggung jawab kebangsaannya. Ungkapan ini pun telah dikenal luas sebagai salah satu pemikiran penting dari Dewi Sartika.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan dalam kehidupan demokrasi. Pendidikan yang baik membuat seseorang tidak mudah dibodohi, tidak gampang dipengaruhi informasi yang menyesatkan, serta memiliki keberanian untuk menentukan sikap berdasarkan pengetahuan dan pertimbangan rasional.

Pendidikan juga tidak boleh dibatasi oleh jenis kelamin. Laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama untuk belajar, berkembang, mengaktualisasikan diri, dan mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Semakin terbuka akses pendidikan, semakin besar pula peluang masyarakat untuk terlibat secara sadar dalam proses demokrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menegaskan bahwa demokrasi yang kuat tidak cukup hanya dibangun melalui penyelenggaraan pemilu, tetapi harus ditopang oleh masyarakat yang berpengetahuan dan memiliki kesadaran politik.

“Demokrasi tidak akan tumbuh kuat dari masyarakat yang apatis dan tidak memiliki pengetahuan. Pendidikan harus melahirkan warga yang berani berpikir, berani menyampaikan pendapat, berani mengawasi, sekaligus berani menolak segala bentuk praktik yang merusak kedaulatan rakyat,” tegas Ulin.

Menurutnya, pendidikan politik merupakan bagian penting dari upaya membangun demokrasi yang bermartabat. Masyarakat yang terdidik secara politik akan lebih mampu membedakan antara hak dan kepentingan, antara kritik dan fitnah, serta antara kebebasan berpendapat dan penyebaran informasi yang menyesatkan.

Dari pesan Dewi Sartika tersebut, Bawaslu Demak mengajak masyarakat untuk melihat pendidikan bukan hanya sebagai urusan sekolah atau ruang kelas. Pendidikan adalah proses membangun manusia agar mampu memahami realitas, menentukan pilihan secara sadar, menghormati perbedaan, dan ikut menjaga kehidupan bangsa.

Penulis : Mudlo'af 

Foto: Moh Hasan Saeful Rijal

Editor : Heni Ernawati