Lompat ke isi utama

Berita

DISKUSI “SELASA MENYAPA” REKOMENDASIKAN PENGUATAN REGULASI AKSES DATA SILON

ulin

Demak,  Program  Selasa Menyapa  yang digelar Bawaslu Provinsi Jawa Tengah  Via Daring, Selasa (14/10/2025)  merekomendasikan  agar Bawaslu mendesak adanya penguatan regulasi  akses Silon  yang  full access dan real time.  Maksudnya bukan hanya  sekadar akses baca, namun juga bisa memastikan kelengkapan dan keabsahan data calon  sehingga potensi pelanggaran dapat terdeteksi lebih awal. 
“jadi kita bisa melakukan pencegahan dini”   ungkap M. Khaerul Amilin  Koordinator Penanganan Pelanggaran dan Datin Bawaslu Demak  pada  stafnya  yang sama-sama  mengikuti program  dalam ruangannya.
Selasa menyapa, yang digelar  dua minggu sekali  itu bertemakan  Identifikasi Permasalahan Hukum dan Tantangan Empirik Pada Tahapan Pencalonan Pemilihan   dengan nara sumber Dini Tri Winaryani, Anggota Bawaslu Kabupaten Karanganyar dan Solikin,  Anggota Bawaslu Kabupaten Kendal.  Dua nara sumber tersebut adalah pelaku sejarah  penanganan  sengketa  proses  pencalonan  pada pemilihan 2024, sehingga dapat  menjelaskan fakta-fakta aktual  yang menjadi tantangan  dan hambatan Bawaslu  dalam pengawasan pencalonan.
Keduanya menyinggung  kewenangan bawaslu  terhadap Silon yang  hanya sebagai viewer, menjadi salah satu hambatan dan tantangan dalam pengawasan pencalonan. Pasalnya Bawaslu hanya bisa memperoleh informasi  syarat calon  dan pencalonan sudah lengkap atau belum. Sementara  Bawaslu tidak bisa memastikan keabsahan syarat-syarat tersebut.