Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Tanamkan Pentingnya Bahasa Indonesia sebagai Perekat Persatuan

Demak – Bawaslu Demak mengingatkan masyarakat bahwa Bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga pemersatu bangsa di tengah keberagaman suku, budaya, dan bahasa daerah. Penggunaan bahasa yang santun dan bertanggung jawab dinilai penting untuk membangun kesepahaman serta menjaga kerukunan masyarakat.

Pesan ini disampaikan dengan mengunggah kutipan Mohammad Tabrani Soerjowitjitro yang berbunyi, “Menurut keyakinan kita, kemerdekaan dan Tanah Air Indonesia ini terutama akan dapat dicapai dengan jalan persatuan anak Indonesia yang antara lain terikat oleh Bahasa Indonesia.” (17/06/2026)

Menurut Ulin Nuha, Ketua Bawaslu Demak, dalam kehidupan demokrasi, bahasa yang baik juga berperan menciptakan ruang dialog yang sehat dan mendorong penyampaian pendapat secara beradab. Karenanya Ulin mengajak masyarakat untuk terus menjunjung tinggi Bahasa Indonesia sebagai sarana memperkuat persatuan dan mewujudkan tujuan bersama sebagai bangsa.

“Penyampaian informasi, kritik, maupun perbedaan pendapat yang dilakukan dengan bahasa yang santun akan mendorong terciptanya dialog yang konstruktif dan memperkuat budaya demokrasi yang beradab”  tegas Ulin.

Pesan yang disampaikan melalui pemikiran Mohammad Tabrani Soerjowitjitro tersebut menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan modal utama dalam mencapai tujuan bersama sebagai bangsa. Bahasa Indonesia yang telah mempersatukan rakyat Indonesia sejak masa perjuangan kemerdekaan harus terus dijaga dan dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat rasa kebangsaan.

Penulis : Mudlo'af 

Foto : - 

Editor : Heni Ernawati