Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Tanamkan Nilai Keikhlasan Melalui Kutipan Supriyadi

kutipan

Unggahan grafis kuotasi kutipan pahlawan nasional Supriyadi di akun resmi media sosial Bawaslu Kabupaten Demak, Senin (1/8/2026).

Demak – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak mengajak masyarakat, khususnya aparatur negara untuk menanamkan nilai keikhlasan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. 

Menurut Ulin Nuha, Ketua Bawaslu Demak,  meskipun jabatan, kedudukan, maupun gaji  merupakan hak  namun pengabdian yang tulus tidak semata-mata didorong oleh keinginan memperoleh semua itu melainkan oleh semangat memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat.

Pesan moral tersebut disampaikan melalui unggahan di akun media sosial resmi Bawaslu Demak pada Sabtu (1/8/2026), dengan mengutip pernyataan pahlawan nasional Supriyadi: "Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan, ataupun gaji yang tinggi."

Bawaslu Demak menilai bahwa pesan Supriyadi tetap relevan hingga saat ini. Integritas seorang pelayan publik tercermin dari kesediaannya menjalankan amanah secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab tanpa menjadikan penghargaan atau imbalan sebagai tujuan utama.

Menurut Ulin, dalam konteks kepemiluan, semangat keikhlasan menjadi landasan vital bagi seluruh penyelenggara dalam menjalankan tugas pengawasan secara independen, objektif, dan berintegritas. Pengawasan yang dilandasi niat tulus untuk menjaga hak pilih masyarakat serta menegakkan keadilan dinilai akan memperkuat kualitas demokrasi.

Melalui publikasi kutipan tokoh bangsa, Bawaslu Kabupaten Demak berharap nilai-nilai pengabdian, keikhlasan, dan integritas terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi bagi seluruh penyelenggara Pemilu untuk memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya Pemilu 2029 yang jujur, adil, dan bermartabat.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Moh Hasan Saeful Rijal

Editor : Heni Ernawati