Bawaslu Demak: Kepemimpinan dan Demokrasi punya pondasi yang sama
|
Demak – Melalui konten edukatif, Bawaslu Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk memahami bahwa kepemimpinan dan demokrasi memiliki fondasi yang sama, yakni tanggung jawab dan keteladanan. Pemimpin yang memberikan contoh nyata akan lebih mudah menumbuhkan kepercayaan, menggerakkan partisipasi, serta membangun budaya yang menghargai nilai-nilai kebenaran.
Pesan moral ini diisyaratkan lewat unggahan kutipan tokoh bangsa, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, di akun media sosial resmi Bawaslu Kabupaten Demak, Senin (19/10/2026).
“Pemimpin sejati adalah dia yang tidak hanya pandai memberi perintah, tetapi juga mampu memberikan contoh yang nyata.”
Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, memandang keteladanan sebagai nilai penting yang harus hadir dalam kehidupan bermasyarakat, berorganisasi, maupun dalam penyelenggaraan demokrasi.
“Seorang pemimpin tidak cukup hanya pandai memberikan arahan dan menuntut orang lain untuk bekerja dengan baik. Ia harus mampu menunjukkan contoh nyata melalui integritas, kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab. Ketika pemimpin mampu memberikan teladan, kepercayaan akan tumbuh dan orang lain akan lebih mudah tergerak untuk mengikuti nilai-nilai yang diperjuangkan,” ungkap Ulin Nuha.
Dalam kehidupan demokrasi, keteladanan menjadi unsur penting untuk membangun kepercayaan masyarakat. Integritas tidak cukup disampaikan melalui slogan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan yang jujur, adil, bertanggung jawab, serta konsisten terhadap aturan dan prinsip yang dijunjung bersama.
Nilai tersebut juga relevan dalam penyelenggaraan dan pengawasan pemilu. Demokrasi yang berintegritas membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mengajak masyarakat menaati aturan, tetapi juga menunjukkan kepatuhan terhadap aturan tersebut. Begitu pula dengan semangat keadilan dan kejujuran yang harus tercermin dalam tindakan, bukan sekadar menjadi janji.
Pada akhirnya, kualitas seorang pemimpin tidak diukur dari seberapa banyak ia dapat membeli suara rakyat, melainkan dari seberapa nyata nilai-nilai baik yang diwujudkan dan menjadi inspirasi bagi orang lain.
Penulis: Mudlo'af
Foto : Moh Hasan Saeful Rijal
Editor: Heni Ernawati