Bawaslu Demak: Kebersamaan adalah Kunci
|
Demak — Demokrasi dibangun dengan pengakuan terhadap hak setiap warga negara. Demokrasi juga membutuhkan kesadaran untuk menjaga hak sesama, menghormati perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bersama. Pesan inilah yang diangkat Bawaslu Kabupaten Demak melalui konten edukatif berupa flyer kutipan tokoh bangsa, Prof. Iwa Kusumasumantri, yang dipublikasikan melalui akun media sosial resminya pada Kamis (22/10/2026).
Dalam flyer tersebut, Bawaslu Demak mengangkat kutipan: “Dalam demokrasi, kebersamaan adalah kunci. Bukan hanya hak untuk dihormati, tetapi juga kewajiban untuk dijaga.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa demokrasi bukan semata-mata ruang untuk menuntut hak, melainkan juga ruang untuk menunaikan tanggung jawab. Setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, menentukan pilihan, dan berpartisipasi dalam kehidupan politik. Namun, hak tersebut harus berjalan beriringan dengan kewajiban menghormati hak orang lain serta menjaga kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menyampaikan bahwa semangat kebersamaan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan proses demokrasi yang berintegritas.
“Perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar, tetapi tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persaudaraan, menyebarkan kebencian, melakukan intimidasi, atau mengabaikan hak pilih orang lain,” tutur Ulin Nuha.
Demokrasi yang sehat justru tumbuh ketika masyarakat mampu menerima perbedaan tanpa kehilangan rasa persatuan. Menghormati pilihan orang lain, menolak politik uang, tidak menyebarkan informasi bohong, serta berani mengingatkan apabila terjadi pelanggaran merupakan bentuk nyata tanggung jawab warga dalam menjaga kualitas demokrasi.
Melalui publikasi konten edukatif ini, Bawaslu Demak berupaya memperkuat pendidikan demokrasi di tengah masyarakat. Upaya pengawasan pemilu tidak hanya bertumpu pada kerja kelembagaan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
Penulis : Mudlo'af
Foto : Moh Hasan Saeful Rijal
Editor : Heni Ernawati