Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Ingatkan Elite untuk Rendah Hati dan Menghargai Jasa Rakyat

mas isman

Unggahan kutipan inspiratif dari Mayor Jenderal TNI (Purn) Mas Isman di media sosial Bawaslu Demak

Demak – Bawaslu Kabupaten Demak mengingatkan para elite, pemimpin, dan tokoh masyarakat untuk senantiasa bersikap rendah hati serta tidak melupakan peran besar rakyat dalam perjalanan bangsa dan demokrasi. Pesan tersebut disampaikan melalui unggahan kutipan inspiratif dari Mayor Jenderal TNI (Purn) Mas Isman yang berbunyi, "Jangan sebut kami pahlawan atau kesuma bangsa. Kami bukan pahlawan! Yang menjadi pahlawan adalah rakyat jelata, petani-petani yang menghidupi kami." (9/6/2026)

Melalui unggahan tersebut, Bawaslu Demak menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa maupun penyelenggaraan demokrasi tidak dapat dilepaskan dari kontribusi rakyat. Di balik berbagai pencapaian negara, terdapat kerja keras masyarakat yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup, menjaga persatuan, dan berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pesan Mas Isman mengandung nilai keteladanan tentang pentingnya kerendahan hati bagi setiap pemimpin. Jabatan dan kekuasaan sejatinya merupakan amanah yang diberikan rakyat, sehingga para pemegang kekuasaan harus senantiasa mendengarkan aspirasi masyarakat serta menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“menghargai rakyat merupakan fondasi penting dalam membangun demokrasi yang sehat dan bermartabat” Ujar Ulin Nuha Ketua Bawaslu Demak.  Menurutnya  Demokrasi tidak hanya ditentukan oleh proses pemilu, tetapi juga oleh komitmen para pemimpin untuk menghormati kedaulatan rakyat sebagai sumber legitimasi kekuasaan.

Selain itu, penghargaan terhadap rakyat   menurutnya  juga  perlu diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik, pelayanan yang adil, serta keterbukaan dalam menerima kritik dan masukan. Dengan demikian, hubungan antara pemimpin dan masyarakat dapat terjalin secara harmonis dan saling menguatkan.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Moh. Hasan Saeful Rijal

Editor : Heni Ernawati