Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Demak Ajak Masyarakat Rawat Persatuan di Tengah Perbedaan

kutipan

Unggahan grafis kuotasi kutipan tokoh nasional, Fatmawati di akun resmi media sosial Bawaslu Kabupaten Demak, Jumat (23/10/2026).

Demak — Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kesempatan untuk saling memahami dan memperkuat persatuan. Pesan inilah yang disampaikan Bawaslu Kabupaten Demak melalui konten edukatif berupa flyer kutipan tokoh bangsa, Fatmawati, yang diunggah di akun Instagram resmi Bawaslu Demak pada Selasa (20/10/2026).

“Berbeda bukan berarti terpisah. Justru dari perbedaan, kita belajar memahami, menghargai, dan berjalan bersama.”

Kutipan tersebut mengajak masyarakat untuk memandang keberagaman sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan. Perbedaan pandangan, latar belakang, maupun pilihan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi dengan kedewasaan, sikap saling menghormati, dan semangat kebersamaan.

Dalam kehidupan demokrasi, perbedaan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan menentukan pilihan. Namun, kebebasan tersebut harus diiringi dengan tanggung jawab untuk menghormati hak orang lain serta menjaga kerukunan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menegaskan bahwa demokrasi tidak hanya berbicara tentang kebebasan memilih, tetapi juga tentang kedewasaan dalam menyikapi perbedaan.

“Perbedaan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan bijak, menghormati pilihan orang lain, dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bermusuhan. Persatuan harus tetap menjadi pijakan bersama,” tegasnya.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Moh Hasan Saeful Rijal

Editor : Heni Ernawati