ULIN SOROTI SILON DALAM CATATAN PILKADA 2024
|
Demak, Ketua Bawaslu Demak, Ulin Nuha menyebut Sistem Informasi Pencalonan (Silon) menyulitkan Bawaslu dalam melakukan pengawasan. Pernyataan ini disampaikan dalam Podcast Episode Posonan - Ngabuburit di bulan puasa sambil menunggu bedug Marghrib yang ditayangkan lewat Yobutube Bawaslu, Jum’at (7/03/2025). Pasalnya kewenangan Bawaslu terhadap Silon hanya sebatas Viewer yang tidak bisa memastikan keabsahan dokumen persyaratan. “kita sebagai penonton hanya bisa melihat tidak bisa membuka dokumen persyaratan itu” ungkap Ulin.
Sebagaimana diketahui, aplikasi SILON digunakan oleh KPU untuk memfasilitasi proses pencalonan dalam pengelolaan data syarat calon dan pencalonan. Pendaftaran calon tidak lagi membawa setumpuk berkas ke KPU, namun cukup mengupload dokumen persyaratan ke dalam aplikasi tersebut. Satu sisi aplikasi ini sangat bermanfaat bagi calon yang tidak lagi ribet membawa sekian banyak dokumen ke KPU, juga bagi KPU yang menjadi mudah dalam memvirifikasi. Namun tidak bagi Bawaslu karena kewenangan aksesnya dibatasi, belum lagi sempat terjadi trouble dalam system downloadnya sehingga pengawasan Bawaslu tidak maksimal.
Oleh karenya melalui Podcast Ulin menyinggung permasalan Silon dalam pemilihan Tahun 2025. Ia berharap kedepan ada perubahan regulasi yang memberikan akses yang lebih luas terhadap Bawaslu, sehingga Bawaslu bisa memastikan keabsahan dolkumen persyaratan, baik persyaratan pencalonan maupaun persyaratan calon.