REFLEKSI PELAKSANAAN PEMILU TAHUN 2024 DI KABUPATEN DEMAK
|
DEMAK, Bawaslu Kabupaten Demak menghadirkan ketua KPU Demak, Siti Ulfaati dalam Podcast Bingkai Tali (Bincang Demokrasi Sekitar Kota Wali). Podcast episode ke 6 yang disiarkan lewat youtube Kamis, (14/8/2025) ini, mengulas kembali pelaksanaan pemilu tahun 2024. Khususnya terkait kejadian-kejadian di luar rencana yang bisa dijadikan pengalaman pada pelaksanaan pemilu atau pemilihan mendatang. “kami mengahadirkan KPU agar informasi yang didapat menjadi seimbang” tutur Ulin Nuha ketua Bawaslu Demak.
Pelaksanaan Pemilu susulan akibat bencana Banjir yang terjadi di 114 TPS, tersebar di 11 Desa Wilayah Kecamatan Karanganyar menjadi pemantik dalam bincang demokrasi tersebut. Menurut Ulfa’ati dinamika pelaksanaan PSS (pemungutan suara susulan) menjadi kenangan tersendiri baginya. “bukan hanya menguras tenaga dan pikiran tetapi juga menguras emosi” papar Ulfaati. Bahkan menurutnya KPU sempat khawatir terkendalanya pemilu serentak 2024 di daerah tersebut. Pasalnya tidak dibayangkan sebelumnya kalau akan terjadi bencana banjir yang sebegitu besar sementara pimilihan tinggal 2 minggu lagi. “al hamdulilah, surat suara masih digudang KPU” lanjut Ulaati karena sebagian logistik yang sudah terdistribusi di Kecamatan ikut terendam Banjir tidak bisa digunakan lagi.
Meskipun dalam situasi demikian Ulfa merasa bersyukur karena berkat sinegitas antar lembaga yang kuat, di antaranya dari Bawaslu, pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait serta masyarakat akhirnya pemillu 2024 di daerah yang terdampak banjir dapat dilaksanakan walaupun mengalami penundaan waktu atau dikenal dengan Pemungutan Suara Susulan.