Lompat ke isi utama

Berita

Suasana Haru Selimuti Kantor Bawaslu Demak Dalam Gelar Purna Tugas Yanto Mulyanto

purna tugas

Perpisahan Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Demak, Yanto Mulyanto  di Aula Kantor Bawaslu Demak

Demak – Suasana Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak, Selasa pagi (31/03/2026), tampak berbeda dari biasanya. Nuansa khidmat, syahdu, dan penuh haru menyelimuti setiap sudut ruangan dalam acara perpisahan Kepala Sekretariat, Yanto Mulyanto  yang digelar secara sederhana di Aula Kantor Bawaslu Demak.

Setelah kurang lebih lima tahun menakhodai Kesekreatiatan Bawaslu sebagai Kepala Sekretariat, Yanto Mulyanto resmi memasuki masa purna tugas per 1 April 2026. Momen perpisahan ini pun menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang pengabdian yang telah ia torehkan bersama keluarga besar Bawaslu Demak.

Raut wajah haru tampak jelas dari para pegawai yang hadir juga lima anggota Bawaslu. Tidak sedikit yang larut dalam suasana, mengenang kebersamaan, kerja keras, serta dedikasi yang telah dibangun selama ini. Berbagai ungkapan perpisahan dan pesan disampaikan dengan penuh ketulusan, dikemas secara apik sehingga menambah kekhidmatan suasana.

Baca juga : Bawaslu Demak Gelar Syukuran dan Halal Bihalal di Hari Pertama Masuk Kerja

Dalam pesan dan kesannya, Kasubag  PPHPS  yang mewakili para staf menyampaikan rasa terima kasih atas kepemimpinan, keteladanan, serta kebersamaan yang telah terjalin. Sosok Yanto dinilai tidak hanya sebagai pimpinan, tetapi juga sebagai panutan dan bagian dari keluarga besar yang selalu mengayomi. Salah satu pesan yang menguatkan suasana haru pagi itu adalah “Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Namun perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal untuk tetap menjaga silaturahmi dan kekeluargaan  serta meneruskan dan meneladani visi misi kerjanya yang penuh dedikasi”

Sementara Ketua Bawaslu Demak, Ulin Nuha mengingatkan meskipun Bawaslu Demak merasa sangat kehilangan  dengan purna tugasnya Yanto Mulyanto, namun tidak boleh terbawa emosi, justru harus semakin giat  dan disiplin sebagaimana yang telah dicontohkan kepala sekretariat tesebut. Ia juga berharap segera mendapat  ganti yang bisa memberikan contoh sebagaiman Yanto Mulyanto. Menurut Ulin  Kepala sekretariat merupakan posisi strategis dari sisi administratif dalam perjalanan Bawaslu. 

“Semoga kita segera mendapat ganti  karena secara kelembagaan  kasek adalah urat nadi  system administrasi  lembaga ini”  sambung Ulin.

Acara perpisahan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah pengabdian akan selalu meninggalkan jejak dan kenangan. Meski tugas telah usai, nilai-nilai kebersamaan dan dedikasi yang ditanamkan diharapkan tetap hidup dan menjadi semangat bagi seluruh jajaran Bawaslu Demak ke depan.

Penulis : Mudlo'af

Foto : Anzal Ihsahaqqi Herifanto

Editor : Humas Bawaslu Demak