Bawaslu Demak Berduka
|
Demak – Suasana duka menyelimuti Bawaslu Kabupaten Demak pada Rabu, 29 April 2026. Salah satu stafnya, Ahmad Musa Al Asy’ari, meninggal dunia pada Selasa malam (28/4) sekitar pukul 20.00 WIB di RS Sunan Kalijaga. Almarhum dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Ia telah mengabdi sejak Bawaslu masih berstatus lembaga ad hoc.
Pada masa awal pengabdiannya, Ahmad Musa Al Asy’ari menjalankan tugas sebagai penjaga sekaligus cleaning service dengan penuh tanggung jawab. Meski kemudian telah diangkat sebagai ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dengan tugas yang berbeda, semangat pengabdiannya tidak pernah surut. Ia tetap ringan tangan membantu pekerjaan cleaning service, bahkan dikenal selalu hadir lebih awal di kantor, sekitar pukul 05.00 WIB, untuk turut menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja.
Selain dikenal sebagai pekerja keras, almarhum juga merupakan pribadi yang agamis. Ia senantiasa menjaga waktu shalat, bahkan kerap menjadi muadzin sekaligus imam di mushalla Bawaslu. Tidak hanya itu, ia juga sering mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak melalaikan kewajiban shalat di tengah kesibukan pekerjaan.
“kami merasa kehilangan sosok yang loyal dan agamis yang perlu diteladani,” ungkap ungkap Ulin Nuha, Ketua Bawaslu Demak.
Kepergian Ahmad Musa Al Asy’ari meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga besar Bawaslu Demak. Pengabdian, ketulusan, dan nilai-nilai kebaikan yang diteladankannya akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan lembaga dalam mengawal demokrasi
Penulis : Mudlo'af
Foto : -
Editor : Humas Bawaslu Demak